Senin, 22 September 2008

PENGANTAR SISTEM AKUNTANSI

Pengertian sistem
Sekelompok unsur yang saling berhubungan yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu.
Contoh : mobil, sekolah, dll.

Definisi Input
Segala sesuatu yang masuk kedalam suatu sistem. Input merupakan pemicu bagi sistem untuk melaksanakan proses yang diperlukan

Jenis-jenis Input
  1. Serial input, yaitu input yang merupakan hasil atau output dari sistem sebelumnya.
  2. Probable input, yaitu input potensial yang dapat digunakan oleh suatu sistem.
  3. Feedback input, yaitu bagian dari output sistem yang sama yang digunakan sebagai kontrol. Feedback input terdiri dari 2 bagian, yaitu :
    • Negatif feedback input, yaitu input yang digunakan sebagai alat kontrol untuk memperkecil output. Misal : biaya penjualan
    • Positif feedback input, yaitu yang digunakan sebagai alat kontrol untuk meningkatkan output. Misal : nilai penjualan

Definisi Proses
Perubahan input menjadi output. Proses dapat dilakukan oleh orang, mesin atau komputer.

Definisi Output
Hasil dari suatu proses yang merupakan tujuan dari keberadaan sistem. Sebagaimana input, output dapat berupa produk, informasi, energi, dll.

Klasifikasi sistem
Berdasarkan Lingkungan, sistem terdiri dari :
  • Sistem terbuka, yaitu bila aktifitas didalam sistem tersebut dipengaruhi oleh lingkungannya.
  • Sistem tertutup, yaitu bila aktifitas didalam sistem tersebut tidak dipengaruhi oleh lingkungannya

Berdasarkan Asal pembuatnya, sistem terdiri dari :
  • Sistem buatan manusia
  • Sistem buatan Tuhan (alamiah)

Berdasarkan Keberadaannya, sistem terdiri dari :
  • Sistem berjalan, yaitu sistem yang sedang digunakan pada saat ini
  • Sistem konseptual, yaitu sistem yang masih berupa konsep/belum diterapkan

Berdasarkan Kesulitannya, sistem terdiri dari :
  • Sistem sederhana, yaitu sistem yang memiliki sedikit tingkatan/subsistem
  • Sistem kompleks, yaitu sistem yang memiliki banyak tingkatan/subsistem

Berdasarkan Output/Kinerja, sistem terdiri dari :
  • Dapat dipastikan, yaitu sistem yang outputnya dapat ditentukan pada waktu sistem dibuat. Misal : sistem listrik
  • Tidak dapat dipastikan, yaitu sistem yang outputnya tidak dapat ditentukan pada waktu sistem dibuat. Misal : organisasi perusahaan

Berdasarkan Waktu keberadaannya, sistem terdiri dari :
  • Sistem sementara, yaitu sistem yang hanya digunakan untuk periode waktu tertentu.Misal : Sistem penerimaan mahasiswa baru
  • Sistem permanen, yaitu sistem yang digunakan untuk jangka waktu yang lama. Misal : Sistem penilaian mahasiswa

Berdasarkan Wujudnya, sistem terdiri dari :
  • Sistem fisik
  • Sistem abstrak, misalnya organisasi

Berdasarkan Tingkatannya, sistem terdiri dari :
  • Sistem
  • Subsistem
  • Supersistem

Definisi Prosedur
Rangkaian aktifitas/kegiatan yang dilakukan secara berulang-ulang dengan cara yang sama.
Prosedur merupakan suatu pedoman untuk menjamin pelaksanaan yang seragam dalam suatu organisasi.

Pengertian sistem akuntansi
Organisasi formulir, catatan dan laporan yang dikoordinasikan sedemikian rupa untuk menghasilkan informasi keuangan yang dibutuhkan manajemen untuk pengambilan keputusan

Elemen sistem akuntansi
  1. Formulir, yaitu media yang digunakan untuk merekam terjadinya transaksi.
  2. Jurnal, yaitu catatan akuntansi pertama yang digunakan untuk mencatat, mengklasifikasikan dan meringkaskan data keuangan dan data lainnya.
  3. Buku besar, yaitu rekening yang digunakan untuk meringkas data keuangan yang telah dicatat sebelumnya dalam jurnal.
  4. Buku pembantu, yaitu rincian buku besar.
  5. Laporan, yaitu hasil akhir proses akuntansi

Tujuan penyusunan sistem akuntansi
  1. Untuk menyediakan informasi bagi pengelolaan kegiatan usaha baru
  2. Untuk meningkatkan kualitas informasi yang dihasilkan.Informasi, khususnya informasi akuntansi dianggap memiliki berkualitas jika informasi yang bersangkutan : relevan, tepat waktu, mempunyai daya banding, dapat diuji kebenarannya, mudah dimengerti dan lengkap.
  3. Untuk meningkatkan pengendalian akuntansi/internal kontrol.Sistem akuntansi harus dapat memberikan jaminan bahwa informasi akuntansi yang dihasilkan dapat diandalkan. Selain itu sistem akuntasi harus menyediakan catatan yang lengkap dalam melindungi harta perusahaan
  4. Untuk menekan biaya klerikal dalam menyelenggarakan pencatatan.Dalam menghasilkan informasi perlu dipertimbangkan cost and benefitnya

Tipe pengembangan sistem akuntansi
  1. Pengembangan suatu sistem baru yang lengkap
  2. Perluasan dari sistem yang sekarang digunakan untuk mencakup kegiatan yang baru
  3. Perbaikan berbagai tahap sistem yang sekarang digunakan

Pendekatan perancangan sistem akuntansi
1. Pendekatan bottom up, tahapannya :
  • merancang cara-cara memproses transaksi
  • merancang cara menyediakan informasi (merancang bukti transaksi, buku jurnal, buku besar dan buku pembantu)
  • menentukan informasi yang dibutuhkan

2. Pendekatan top down, tahapannya :
  • merancang informasi yang dibutuhkan oleh pengguna sistem
  • merancang bagaimana cara menghasilkan informasi tersebut (merancang bukti transaksi, buku jurnal, buku besar dan buku pembantu)

Tahapan perancangan sistem akuntansi
  1. Analisis sistem.Pada tahap ini analis sistem membantu pengguna informasi dalam mengidentifikasi informasi yang diperlukan oleh pemakai untuk melaksanakan pekerjaannya.
  2. Desain Sistem.Desain adalah proses menterjemahkan kebutuhan pengguna informasi kedalam alternatif rancangan sistem informasi.
  3. Implementasi sistem.Implementasi adalah pendidikan dan pelatihan pemakai informasi, pelatihan dan koordinasi teknisi yang akan menjalankan sistem, pengujian sistem yang baru dan pengubahan yang dilakukan agar sistem informasi yang telah dirancang menjadi dapat dilaksanakan secara operasional.

Konversi sistem
  • Konversi langsung.Implementasi sistem baru secara langsung dan menghentikan segera pemakaian sistem yang lama.Pendekatan ini cocok digunakan dalam situasi :
    • sistem baru tidak menggantikan sistem manapun yang sekarang digunakan oleh perusahaan.
    • sistem lama diperkirakan sama sekali tidak memiliki manfaat/nilai
    • sistem baru sangat kecil dan sederhana
    • desain sistem baru sangat beda dengan sistem lama
  • Konversi paralel, yaitu implementasi sistem baru secara bersamaan dengan pemakaian sistem yang lama selama jangka waktu tertentu. Dengan pendekatan ini, output sistem yang baru dibandingkan dengan output sistem lama dan perbedaan yang timbul direkonsiliasi. Pendekatan ini memberikan perlindungan bagi organisasi dari kemungkinan kegagalan sistem yang baru dalam menghasilkan output yang diinginkan
  • Konversi modular/pilot project, yaitu implementasi sistem baru kedalam organisasi secara sebagian-sebagian.Misalnya : sistem akuntansi piutang yang baru diterapkan dicabang A dan jika berhasil diterapkan dicabang B. Akhirnya, jika ternyata dikedua cabang sistem tersebut berhasil barulah sistem diterapkan secara menyeluruh diperusahaan
  • Konversi Phase in. Pendekatan ini mirip dengan dengan konversi modular. Bedanya, konversi modular membagi organisasi untuk implementasi sistem baru sedangkan pada konversi phase in yang dibagi sistem itu sendiri.

(Disarikan dari berbagai sumber)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar